Hari itu selasa pagi

Ga ada yang salah. Semua berjalan dengan kehendak-Nya. Mungkin ga seperti biasanya karna kali ini aku merasa sedikit lebih bisa nerima apa yang terjadi.

Hari itu selasa pagi sekitar jam 11, mama kejambret dekat rumah di bilang dekat ya ga dekat-dekat amat.Pas itu aku lagi beli sosis dekat rumah teman mama dan mama bilang mau jalan kaki aja pulang. Dari jauh liat mama jalan santai aja, pas noleh lagi kok liat mama lari-lari gitu ternyata ngejar jambret. Tiap ingat kejadian ini aku ngerasa de javu.

Mama pastinya shock, begitu juga aku. Aku sendiri selalu kebangun tengah malam beberapa kali sejak kejadian itu, biasanya engga apalagi pas banyak jadwal ngajar kek sekarang. Kami selalu ketakutan di jalan dan super parno. Yang mana aku uda dari sananya super parno sekarang malah lebih parah.

Bener kata Andes, bukan masalah apa yang diambil tapi cara ngambilnya. Mungkin lebih baik kalau diambil tanpa sepengetahuan dari pada dirampas paksa gitu.

Oh ya teman-teman di wordpress pas kejadian aku lagi nitipin hape sama mama dan yaah udalah say goodbye sama hapenya. Uda ngurus nomor di grapari telkomsel yang ternyata harga ngurus kartu uda naik aja emmm. Tahun lalu ngurus kartu juga harganya masih 16k sekarang uda 50k. Dan semua kontak tentunya terformat, jika berkenan chat di wa ya buat yang save nomor aku biar aku bisa save ulang, tapi uda save beberapa nomor teman-teman yang masih gabung di grup obrolin. Terima kasih 😊

Advertisements

7 thoughts on “Hari itu selasa pagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s