Sudah besok

Sekarang jam 2 pagi dan ga bisa tidur. Padahal besok ya mesti bangun pagi. Kalian tahu kan untuk sebagian orang, semakin capek mereka semakin susah istirahat. Mungkin aku gitu juga.

Hari ini syuuuper busy. Aku baru balik ke rumah jam 11 tadi. Nemanin A buat beli baju ternyata ga ada apapun yang nyantol hati A selain 2 pasang celana yang bukan untuk hari raya. Aku yang ga mau beli jadi ikutin beli hehee. Daya beli masyarakat lagi tinggi-tingginya malam ini coi. Jadi kalau beli apa-apa ngantrinya syuuuper lama. Toko-toko biasanya tutup jam 9 malam khusus malam ini mungkin sampai jam 12 malam.

Udah Ramadhan aja. Tahun lalu mama lupa kalau lebaran tinggal 3 hari jadi baru saat itu kelabakan buat kue dan segala macamnya sampai hectic bat lah keadaannya pas itu. Tahun lalu juga di bulan puasa aku masih sibuk bolak balik kampus dan nunggu tanda tangan dosen sampai hampir beduk. Pas malam bukannya sibuk ibadah malah nge-revisi emm. Rasanya lebaran ga mau berakhir karna habis itu mau ga mau maksain diri rajin ngampus. Tahun ini habis lebaran si santai 😎😎

Banyak hal-hal yang aku syukuri di setiap Ramadhan. Banyak juga waktu terbuang yang disesali saat Ramadhan berakhir. Semoga bertemu kembali~

Advertisements

7 thoughts on “Sudah besok

  1. Matius Teguh Nugroho says:

    Yes. Sama seperti lapar. Di tahap sedang-sedang saja, kita bakal ngerasain banget. Tapi kalau fase itu terus dilewati, kita akan sampai di tahap “mati rasa”, misalnya yang tadinya kerasa laper terus jadi nggak ngerasa laper, yang tadinya ngantuk terus jadi hilang kantuk 😀

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s